Selamat wisuda buat kamu. Ia kamu. Kakakku. Selamat wisuda Misbahul Jannah S.Ked.
Kamis, tanggal 8 mei 2014. Hari itu,
orang nomor satu di universitas Syiah Kuala, memindahkan kuncir hijau dari kiri
ke kanan pada topi segi lima yang kamu pakai. Aku memang tak melihatmu saat
itu. Karena para wisudawan hanya mendapat satu undangan. Dan orang tua kita
memutuskan mamak yang akan masuk melihatmu menerima ijazah hari itu.
Kamu tahu apa yang aku pikir saat
itu? untuk mendapat tambahan empat huruf di belakang namamu, kamu butuh waktu
sekitar 4 tahun. Belum sampai disitu, kamu harus menjalani pendidikan profesi selama
2 tahun lagi. Menjalani internship 1 tahun, harus lulus OSCE dan UKDI. Barulah kemudian
gelarmu akan diganti menjadi “dr”. Jika aku jumlahkan. Hanya untuk menambah dua
huruf saja di depan namamu (dr. Misbahul Jannah) menghabiskan waktu 7 tahun.
Tapi seperti yang kamu bilang. Ini
tidak hanya tentang hasil akhir, tapi juga proses. Menjadi dokter bukan tentang
hasil akhir. Tapi tentang proses. Proses yang membuatmu mengerti bahwa dokter
bukan profesi. Bukan profesi yang tujuan akhirnya materi. Menjadi dokter bukan
tentang gelar. Bukan tentang seberapa lama kamu memperoleh gelar. Tapi tentang
seberapa lama kamu mengabdi. Tentang ini sering kita bahas dalam pembicaraan
hangat kita kan ?
Seuramoe Mekkah, 12 Mei 2014.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar