Selasa, 11 November 2014
Tulisan : Jenuh
Jenuh itu seperti jemu. Semoga saja cepat berlalu.
Jenuh itu seperti malas. Terasa berat mengerjakan ini itu.
Jenuh itu seperti merindui ‘kamu’. Mau melakukan apapun tidak bersemangat selain ‘kamu’.
Jika kau sedang mengejar. Jenuh itu butuh berhenti sebentar.
Jika kau terlalu sibuk menata hari esok. Malam nanti mungkin kau perlu menyiriput teh ataupun secangkir kopi.
Jika kau sedang terlalu sibuk mempersiapkan sesuatu . Jenuh tak jarang menyapamu.
Setiap kita pernah jenuh.
Jika kau penulis, pasti kau pernah merasa menyebalkan sekali dengan huruf. Bukan membencinya. Hanya saja jenuh dengan kata yang dibentuk olehnya.
Jika kau sedang belajar, pasti sekali saja kau pernah merasa ingin melempar semua buku. Bukan membenci ilmu. Hanya saja kau lagi kesal dengan lembar-lembar yang dijilid jadi satu itu.
Aku juga seperti itu.
Jenuh sedang menyapaku. Saat ini, saat aku sedang menulis kalimat-kalimat ini.
Aku jenuh dengan kalimat, tapi jenuh itu seperti kalimat.
Kalimatku barusan ada ‘koma’ kan ?
Tidak setiap kalimat butuh ‘koma’. Tapi ada kalanya ia akan rancu kalau tak kuletakkan pada tempatnya.
‘Koma’ itu hanya jeda.
Jenuh itu butuh jeda.
‘Koma’ itu bukan ‘titik’.
Jenuh itu bukan akhir.
Aku hanya perlu jeda sebentar saja.
Aku janji tidak akan lama-lama.
Anita Purnama Sari
Banda Aceh. Satu hari setelah hari pahlawan, 2014.
Saat jenuh menyapa.
More post http://anitapurnamasaribintiamir.blogspot.com/ or http://anitapurnamasaribintiamir.tumblr.com/
Rabu, 29 Oktober 2014
Tulisan : Suatu Hari Nanti, Akan Ada.
Suatu hari nanti, akan ada yang membuat mu benar benar jatuh cinta. Tanpa di buat buat. Tanpa alasan. Karena kamu memang mempercayainya.
Suatu hari nanti, akan ada yang membuatmu benar benar jatuh cinta. Tanpa rasa ingin pamer pada teman temanmu.
Suatu hari nanti akan ada yang membuatmu benar benar jatuh cinta. Bukan karena malu, ketika teman mu bercerita tentang pacarnya, kamu tak punya. Bukan karena itu.
Suatu hari nanti akan ada yang membuatmu benar benar jatuh cinta. Bukan hanya sekedar untuk pamer kemesraan di sosial media. Bukan juga karena itu.
Suatu hari nanti akan ada yang membuatmu benar benar jatuh cinta. Bukan hanya rasa kagum sesaat. Bukan pula rasa sayang yang di buat-buat.
Suatu hari nanti, kamu akan bertemu dengan yang akan membuatmu jatuh cinta tanpa alasan. Tanpa rasa takut jika setiap omongannya adalah omong kosong. Tanpa rasa takut jika suatu hari nanti dia akan mematahkan hatimu. Tanpa rasa takut. Karena kamu mempercayainya.
Suatu hari nanti, akan ada yang datang padamu menawarkan separuh hidupnya. Untuk kamu jaga hati dan marwahnya. Untuk kamu jaga harta benda nya. Denga rasa saling percaya. Tanpa ada terpikir sedikitpun jika diluar sana akan ada yang lebih baik darinya. Kamu akan memilih. Bersamanya.
Suatu hari nanti, kamu akan jatuh cinta pada seseorang. Pada yang akan kamu beri kepercayaan tanpa ragu. Pada seseorang yang akan kamu titipkan separuh agamamu pada nya.
Anita Purnama Sari
Aceh, 29 oktober 2014
More post http://anitapurnamasaribintiamir.blogspot.com/ or http://anitapurnamasaribintiamir.tumblr.com
Sabtu, 04 Oktober 2014
Tulisan : Takbir sudah berkumandang. Aku (masih) disini.
Jumat, 03 Oktober 2014
Tulisan : Arafah adalah Mahsyar
Tulisan : Rumah
Ucapan : Selamat Wisuda
Selamat wisuda buat kamu. Ia kamu. Kakakku. Selamat wisuda Misbahul Jannah S.Ked.
Sabtu, 28 Juni 2014
Quote : Salat
Andai saja salatmu kau anggap pertemuan, dan gerakannya adalah bahasa tubuh yang nyaman.
Maka sungguh setiap bacaan shalatmu adalah bahasa rindu, untuk tiap pertemuan haru.
Tanpa siapapun yang tahu, bila ini bisa jadi pertemuan terakhirmu.
-Anita Purnama Sari, 2014
#Quote #salat #happy #ramadhan #puasa




