Rumah adalah bangunan yang paling nyaman sedunia. Tak kan ada tempat yang lebih nyaman selain rumah. Bahkan hotel termahal di dunia sekalipun.
Rumah tidak hanya sekedar bangunan bagiku. Ia tujuan dari setiap pulang-ku. Juga tujuan dari setiap rindu yang lepas sewaktu-waktu.
Rumah selalu saja tujuan dari perjalanan pulang-ku. Setelah sibuk diluar, rumah adalah tempat yang paling ingin kutuju. Berselonjoran kaki saja di dalamnya, sudah bisa membuang setengah lelah. Apalagi bisa tidur lelap di sana.
Rumah juga tujuan dari rinduku. Karena memang di rumah ada pemilik dari setiap rinduku. Ahh, saat menulis ini saja, aku lagi lagi dipaksa rindu ini untuk pulang ke pemiliknya. Pulang secepatnya katanya.
Ada yang istimewa dibalik bangunan rumahku. Ada yang berharga dari balik tembok itu. Bahkan lebih berharga dari harga diriku sekalipun.
Ada jiwa mulia di rumahku. Ada raga yang selalu saja ingin kupeluk erat seketika melihatnya. Ada cinta yang besarnya takkan pernah melebihi cintaku ke manusia manapun. Ada doa yang mampu membuat langit membuka hijab untuk langsung diistajabahkan-Nya.
Inilah rumah. Ninabobo paling indah pengantar tidurku. Tempat paling syahdu untuk mengadu rindu. Pangkuan yang selalu setia walaupun hanya sebentar kerebahkan kepalaku diatasnya. Ya, walaupun hanya semalam saja aku dipangkunya, tak pernah dia bertanya ‘Kenapa hanya sebentar saja ?’
Inilah rumahku. Inilah tujuan akhir hidupku. Ada surgaku di dalamnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar